Showing posts with label #Tetibasokpuitis. Show all posts
Showing posts with label #Tetibasokpuitis. Show all posts

Mar 12, 2016

Tetiba sok puitis #6

  1.  Ia tidak meminta banyak, hanya kejujuran dan ketulusan. Tapi ternyata, bahkan itu pun terlalu berat untuk diberikan. Kini, ia belajar bahwa tidak semua hal layak diperjuangkan, terutama yang membuatnya kehilangan dirinya sendiri.

  2. Dulu ia menunggu, kini ia pergi. Dulu ia berharap, kini ia mengerti. Dulu ia menanti jawaban, kini ia tidak lagi peduli.

  3. Bukan kebencian yang tertinggal, hanya keheningan yang lahir dari kelelahan memahami sesuatu yang tak lagi bisa dimengerti.

  4. Kupikir tak apa mempercayai seseorang seutuhnya, hingga tak menyisahkan sebersitpun ruang untuk ragu. Namun ternyata, tidak semua memilih untuk tetap tinggal atau setidaknya mau menjelaskan kepergiannya.

  5. Suatu hari, matamu menangkap dia berkekasih. Dan telingamu mendengar dia bahagia, dengan tawa yang tidak pernah kau sebabkan. Senyumnya lebih tenang, lebih jernih.

  6. Kamu hanyalah mata yang diminta melihat luka, telinga yang wajib mendengar cerita, bahu yang boleh dia sandari kala nyaris runtuh, tapi tidak pernah menjadi hati yang dia tuju saat ingin bahagia. Dia ingin kamu ada, tapi bukan kamu yang dia mau.

  7. Dia tak pernah merindukanmu. Ia hanya benci sendiri. Dan kamu adalah pelarian yang paling aman, dari sepi yang berkeliaran di kamarnya tiap malam. Kamu tak berhak bertanya, apalagi berharap.

  8. Kata-katamu dibungkam, pelukmu ditolak dengan tatapan waspada. Sebab kamu hanya dibutuhkan, bukan dicintai.

  9. Kamu bukan rumah, hanya teras tempatnya duduk sejenak. Bukan cinta, hanya jeda yang nyaman dari kekacauan batinnya. Kamu tempat singgah yang tenang, yang tidak pernah menghakimi perasaan.

  10. Percakapan panjang berjam-jam, suara yang mengalun di tengah malam seolah kamu segalanya, semua itu hanyalah cara lain melepaskan beban yang tak sanggup dia bawa sendiri. Kamu adalah ruang kedap suara: tempat semua luka, keluh, dan resah dia hamburkan, agar dia merasa lega, tanpa perlu kehilangan seseorang yang sedang dia jaga.

Oct 3, 2015

Tetiba sok puitis #4

  1.  Jadi, ocehan yang selama ini kita tertawakan hingga menjelang pagi itu bukan satu hal yang istimewa?

  2. Bermalam dengan ditemani tak terhitungnya jumlah bintang ini pun aku masih merasa kesepian.

  3. Bagaimana bisa aku mendefinisikan arti bahagia jika kamu tidak disini.

  4. Dengan jaring perangkap rindu kau balut dengan kata-kata permintaan maaf itu masih ampuh untuk menjerat aku kedalamnya.

  5. Ternyata benar, "Kosong" bukan hanya tentang ketidakterisian suatu ruang.

  6. Kendatipun begitu aku selalu berharap semoga kamu tidak akan pernah merasakan getirnya mengobati hati yang terluka.

  7. Lantas apa yang membedakan waktu itu dengan saat ini, hingga kamu ingin cepat-cepat menyudahi obrolan kita?

  8. Ternyata di antara triliunan bintang pada malam ini, masih belum mampu menggantikan keberadaanmu.

  9. Sudahkah kamu memaafkan dirimu sendiri karena kesalahan menentukan pilihan waktu itu?

  10. Dengan membawamu ke puncak gunung ini, aku ingin menunjukkan bahwa ada yang lebih indah dari sekadar matahari terbit.

Sep 27, 2015

Tetiba sok puitis #5

  1. Rindunya kagetan nih, meluap tiba-tiba dan menyapu bersih move on yang sudah lama dibangun.

  2. Tentang obrolan kita selama ini, ternyata keseruan itu hanya tercipta dalam kepalaku saja.

  3. Memangnya ada orang yang hampir setiap tahun mengungkapkan perasaanya dan selalu ditolak tapi masih terus berharap?

  4. Keluarlah, ada jutaan rindu yang bertebaran di langit pada malam hari ini, mungkin kamu bisa memetiknya satu per satu.

  5. Cinta itu seperti amal, harus diberikan kepada orang yang tepat. Dan orang yang tepat tidak selalu mengemis.

  6. Barangkali rindu tak mengenal sungkan, ia menagih kapan saja, seakan pertemuan adalah hutang yang wajib dibayar secepatnya.

  7. Setelah ini, dia bukan lagi seperti dahulu, di dalam dirinya yang tersisa hanya ruang hampa tak berujung, tawanya palsu dan bahagianya hanya kedok, tangisnya telah melebur dalam samudera tawa.

  8. Dulu, ia percaya pada janji yang terdengar tulus, pada kebersamaan yang terasa hangat. Tapi ternyata, tidak semua yang ia jaga dengan sepenuh hati akan bertahan. Kini, ia mengerti bahwa tidak semua yang dimulai dengan indah akan berakhir dengan baik.

  9. Ia pernah mengira bahwa kehadiran seseorang akan selalu membawa kebahagiaan. Namun, perlahan ia sadar, kadang yang datang hanya singgah, bukan untuk tinggal. Dan yang ia anggap berarti, justru mengajarkan arti kehilangan.

  10. Bukan tentang ingin kembali atau menyesali, hanya saja ia masih mencoba memahami bagaimana sesuatu yang begitu ia yakini bisa berubah menjadi sesuatu yang harus ia lepaskan.

Aug 22, 2015

Tetiba sok puitis #3

  1.  Jadi, sudah se–berusaha apa untuk dia hingga kamu terlihat se–kehilangan itu.

  2. Jadi, sudah setinggi apa dia membawamu terbang, sampai-sampai kamu bisa jatuh sesakit ini.

  3. Bukannya dia sengaja ingin melukaimu, tapi kamu sendiri yg menjadi korban karena ceroboh menaruh hati pada seseorang.

  4. Setelah semua yang terjadi, sekarang coba pikiran bagaimana sikapmu ketika diwaktu yang akan datang dia kembali dan coba menggapaimu lagi.

  5. Andai pesan "salam kenal ya" yang masuk melalui aplikasi LINE pada saat itu tidak terbalas dengan "nanti habis Jumatan aku kabari lagi", Mungkin endingnya tidak seperti ini.

  6. Apa benar "jatuh cinta" dan "patah hati" adalah satu rangkaian peristiwa yang tidak terpisahkan?

  7. Jadi, se–menyenangkan apa momen yang sudah kalian ciptakan, hingga sesulit itu kamu untuk merelakan.

  8. Memangnya apa kelebihan 'si pendatang baru' ini hingga membuatmu sejatuh itu kepadanya?

  9. Malah justru kamu yang tertipu oleh seorang teman yang mengatakan kalau perempuan yang sedang kamu dekati itu juga suka sama kamu. Bodoh!

  10. Jadi, kenapa di awal kamu yakin betul kalau sebenarnya kalian saling suka satu sama lain? nyatanya itu hanya kamu kepada dia, bukan sebaliknya.

Apr 15, 2015

Tetiba sok puitis #2

  1. Jika memang bidadari, kutantang kau mengajariku caranya jatuh cinta, jika berhasil, duduklah di sebelahku di pelaminan nanti.

  2. Terlalu lucu di depan orang yang kita suka dapat menyebabkan hanya di jadiin teman. valid.

  3. Cinta itu harusnya seperti rakyat indonesia, jauh dari pikiran pindah kewarganegaraan meski negaranya sedang berantakan.

  4. Perjuangkan secukupnya, karena hanya beberapa manusia saja yang mengerti kalo dirinya sedang diperjuangkan mati-matian.

  5. Bagai pecandu ganja, aku melinting rindu, membakar, lalu mengisapnya perlahan hingga terbang menujumu sembunyi-sembunyi.

  6. Baginya kamu seperti matahari terbit, berbagai cara akan dilakukan agar bisa melihatmu, walaupun harus bermalam di gunung dan diserang kejamnya suhu yg terus menurun, Namun semuanya terbayar ketika pendaran cahayamu terlihat di garis horizon sebelah timur.

  7. Sebab tidak semua cerita butuh feedback, terkadang didengar saja sudah lebih dari cukup.

  8. Dari begitu banyak manusia, kenapa kamu yang dia pilih untuk menemani perjalanan menemukan cintanya.

  9. Ditengah perjalanan dalam mencari cinta, dia singgah sejenak untuk beristirahat, dan kebetulan disitu ada kamu. Jadi jangan salahkan dia jika hatimu terluka ketika dia melanjutkan perjalanannya.

  10. Kalo butuh apa–apa, aku masih ditempat biasa ditemani ribuan kata yang pernah kita tukar dulu.

Dec 10, 2014

Tetiba sok puitis #1

  1. Move on itu bukan cuma melupakan orangnya aja tapi juga melupakan kenangan bersama orang tersebut.

  2. Pada sebagian orang, hujan turun membawa rindu yang tak kunjung tuntas.

  3. Karena kasihan dan bener-bener sayang itu bedah jauh, jadi pastiin dulu pacar kamu ke kamu itu yang mana.

  4. Ketika ada bilang wanita tak mau ngalah, itu salah, wanita mau kok mengalah asal kita para pria bilang "iya aku yang salah."

  5. Rinduku adalah bara api dan kehadiranmu adalah hujan yang mampu mengguyurku hingga rinduku berhenti membara.

  6. Jika cinta adalah tanaman, maka kesetiaan adalah metode merawat tanaman terbaik di seluruh alam semesta.

  7. Mari sama-sama kita berdoa semoga Tuhan menjauhkan kita dari rasa yang berpotensi membuat kita menjadi perebut kebahagiaan orang lain, amin.

  8. Jika masih saja kau pertanyakan keseriusanku, berarti ada yang tidak beres pada indra perasamu.

  9. Orang yang jatuh cinta diam-diam memenuhi catatannya dengan perasaan hati yang tidak tersampaikan.

  10. Seperti seekor marmut yang terus menerus jatuh cinta, loncat dari hubungan satu ke hubungan lainnya, mencoba berlari dan berlari di dalam roda, seolah-olah bergerak maju tetapi sebenarnya hanya jalan ditempat.